Collection/Finance Perusahaan Asuransi | Web Edukasi - Sanabila.com

Home

Daftar Isi

Instagram

Google+

Facebook

Twitter

Contact

Pasang Iklan

Refresh
Loading...

Collection/Finance Perusahaan Asuransi

Collection/Finance Perusahaan Asuransi

Kali ini sanabila.com akan membahas tentang salah satu bagian penting dalam perusahaan asuransi yaitu collection/finance. Collection secara umum adalah pengelolaan piutang atau Account Receivable sebagai akibat adanya perjanjian pembiayaan. Piutang atau Account Receivable itu sendiri sebenarnya adalah asset perusahaan  yang ada dan tersebar di pihak lain (debitur), oleh karena itu harus dikelola dengan baik.

Collection/Finance Perusahaan AsuransiSedangkan collection/finance di dalam perusahaan asuransi adalah Sistem penagihan dan pembayaran premi(collection) dibuat dengan tujuan untuk pencatatan hutang-piutang premi, komisi/OC. Proses-proses yang dilakukan antara lain: proses penagihan polis direct dan non direct, proses aging premi, dan proses pelunasan pembayaran per kwitansi(premi/komisi/OC).

 
 Tujuan adanya divisi/department collection/finance adalah untuk :
  • Mengusahakan agar pembayaran dari konsumen sesuai tanggal jatuh  tempo
  • Mengoptimalkan laba, segala sesuatu yang merupakan hak perusahaan berupa uang yang wajib diterima lebih cepat (sesuai jadwal) agar dana tersebut dapat di pergunakan lebih productive,
  • Meminimalkan kerugian atas angsuran yang tertunggak, sebab kecepatan pembayaran collection dapat menurunkan bahkan meniadakan potensi piutang macet.
  • Menjaga kestabilan dan kesehatan keuangan perusahaan (cash flow)
  • Melaksanakan hak perusahaan berkaitan dengan term & condition yang telah di sepakati dalam perjanjian, seperti penarikan, pengenaan denda, penalty, dll.
Secara umum tugas dan tanggungjawab collection/finance adalah :
  • Melakukan monitoring / penagihan / penarikan unit atas kontrak konsumen yang past due (tertunggak)
  • Memeriksa daftar penerimaan bukti setoran dari Staff Adm/Kasir. (khusus konsumen yang telah past due lebih dari 3 hari)
  • Bertanggung jawab atas bukti setoran (TTS) yang diterima dari Staff Adm. Collection.
  • Melakukan penagihan atas seluruh bukti setoran yang diterima dari Staff Adm. Collection tanpa kecuali.
  • Harus melakukan penyetoran atas hasil tagihan yang dilakukan baik tunai maupun giro kepada Staff  Kasir pada sore harinya.
  • Membuat laporan harian atas bukti setoran yang diterimanya dan hasil penagihan pada hari itu serta bukti setoran yang tidak tertagih.
  • Melaporkan kepada Head Collection atas bukti setoran yang tidak tertagih beserta alasan dan tindakan yang telah diambil
  • Melaporkan secara rutin kepada Head Collection mengenai perkembangan kasus yang dibebankan kepadanya dan input-input atas penyelesaian kasus-kasus yang ditanganinya
  • Melakukan tindakan negosiasi dan persuasif dalam penyelesaian kasus
  • Melindungi dan memelihara asset perusahaan
  • Melaksanakan seluruh pekerjaan yang dibebankan perusahaan
  • Menjalin kerjasama yang baik antara sesama karyawan

Share on Google Plus
Written by: sanabila.admin
Sanabila, Updated at: 11/03/2015