Security Patrol (Watchman Clock) | Web Edukasi - Sanabila.com

Home

Daftar Isi

Instagram

Google+

Facebook

Twitter

Contact

Pasang Iklan

Refresh
Loading...

Security Patrol (Watchman Clock)

Security Patrol (Watchman Clock)

Kali Ini sanabila.com akan membahas salah satu bagian dari Risk Assessment (Penilaian Resiko) yang dilakukan perusahaan asuransi dalam penutupan asuransi kebakaran yaitu
Security Patrol (Watchman Clock). Security Patrol (Watchman Clock) ini termasuk kedalam management dan human elemen pada bagian security control.
Security Patrol (Watchman Clock)
Risk Assessment (Penilaian Resiko) sendiri adalah Pelaksanaan metode-metode untuk menganalisa tingkat resiko, mempertimbangkan resiko tersebut dalam tingkatan bahaya tertentu dan mengevaluasi apakah sumber bahaya tersebut dapat dikendalikan secara memadai serta mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengendalikan resiko tersebut.

Sementara itu management dan human elemen adalah salah satu unsur penilaian resiko yang berkaitan dengan managemen pengelolaan resiko dan kebiasaan orang/karyawan yang secara langsung maupun tidak langsung dapat meningkatkan terjadinya resiko atau meringankan terjadinya resiko.

Security system adalah Segala upaya yang berkaitan dengan perlindungan terhadap instalasi, sumber daya, utility, material dan informasi rahasia perusahaan dalam rangka mencegah terjadinya kerugian perusahaan. Salah satu bagian dari security system adalah Security Patrol dengan menggunakan alat Watchman Clock.

Pergunakan mesin Watchman Clock untuk mengawasi jadwal patroli petugas satpam atau security khususnya pada titik rawan yang memerlukan pengawasan melalui patroli satpam atau security agar lingkungan perusahaan terjaga kemanannya.

Penegecekan disini antara lain meliputi :
  • Pengecekan / pemeriksaan terhadap Peralatan Pemadam Kebakaran (APAR)
  • tentang kondisinya.
  • Menghidupkan dan mematikan lampu-lampu dan peralatan elektronik yang ada di sekitar Area.
  • Cek pintu-pintu ruangan saat selesai jam kantor apakah sudah dikunci, bila
  • belum segera kunci pintu tersebut.
  • Mengecek seluruh bagian di sekeliling perusahaan.
  • Pada saat kontrol dengan Amano harus sesuai dengan nomor urut kunci
Penegcekan tersebut dilakukan biasanya oleh petugas satuan pengamanan (satpam) yang ada di perusahaan.

Share on Google Plus
Written by: sanabila.admin
Sanabila, Updated at: 10/19/2015