Active Fire Protection (Alat pengendalian Api) | Web Edukasi - Sanabila.com

Home

Daftar Isi

Instagram

Google+

Facebook

Twitter

Contact

Pasang Iklan

Refresh
Loading...

Active Fire Protection (Alat pengendalian Api)

Active Fire Protection (Alat pengendalian Api)

Pada kesempatan kali ini sanabila.com akan membahas tentang salah satu bagian dari Risk Assessment (Penilaian Resiko) yang biasa dilakukan oleh perusahaan asuransi umum dalam setiap penutupan asuransi kebakaran, yaitu Active Fire Protection (Alat pengendalian Api). 

Sebelum kita membahas lebih jauh terkait dengan Active Fire Protection (Alat pengendalian Api), kita harus memahami tentang Risk Assessment (Penilaian Resiko). Risk Assessment (Penilaian Resiko) adalah Pelaksanaan metode-metode untuk menganalisa tingkat resiko, mempertimbangkan resiko tersebut dalam tingkatan bahaya tertentu dan mengevaluasi apakah sumber bahaya tersebut dapat dikendalikan secara memadai serta mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengendalikan resiko tersebut.

Active Fire Protection (Alat pengendalian Api)
Active Fire Protection (Alat pengendalian Api) merupakan salah satu cara atau metode pengendalian kebakaran yang terjadi pada sutu bangunan, pabrik, hotel, dll. Active Fire Protection (Alat pengendalian Api) terdiri dari alat-alat yang dapat digunakan untuk mengetahui adanya kebakaran dan memadamkan api.

Di Indonesia Standar Nasional Indonesia (SNI) Tentang Proteksi Kebakaran terdapat dalam berbagai peraturan perundang-undangan, peraturan menteri dll seperti dibawah ini :
  • SNI 03-1735-2000—Tata Cara Perencanaan Akses Bangunan Dan Akses Lingkungan Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 03-1736-2000—Tata Cara Perencanaan Sistem Proteksi Pasif Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Rumah Dan Gedung.
  • SNI 03-1745-2000—Tata Cara Perencanaan Dan Pemasangan Sistem Pipa Tegak Dan Slang Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Rumah Dan Gedung.
  • SNI 03-1746-2000—Tata Cara Perencanaan Dan Pemasangan Sarana Jalan Ke Luar Untuk Penyelamatan Terhadap Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 03-3985-2000—Tata Cara Perencanaan, Pemasangan Dan Pengujian Sistem Deteksi Dan Alarm Kebakaran Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 03-3989-2000—Tata Cara Perencanaan Dan Pemasangan Sistem Springkler Otomatik Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 03-6570-2001—Instalasi Pompa Yang Dipasang Tetap Untuk Proteksi Kebakaran.
  • SNI 03-6571-2001—Sistem Pengendalian Asap Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 03-6574-2001—Tata Cara Perancangan Pencahayaan Darurat, Tanda Arah Dan Sistem Peringatan Bahaya Pada Bangunan Gedung.
  • SNI 09-7053-2004—Kendaraan Dan Peralatan Pemadam Kebakaran – Pompa
Undang-Undang
  • UU RI No 28 Tahun 2002—Bangunan Gedung
Keputusan Menteri PU Tentang Proteksi Kebakaran
  • Kepmen PU No.    : 441/KPTS/1998—Persyaratan Teknis Bangunan Gedung.
  • Kepmen PU No.: 11/KPTS/2000—Ketentuan Teknis Manajemen Penanggulangan Kebakaran Di Perkotaan.
  • Kepmen PU No.: 10/KPTS/2000—Ketentuan teknis pengamanan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan.
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja tentang Proteksi Kebakaran
  • Permenaker No.: Per.04/Men/1980—Syarat-syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan
  • Permenaker No.: Per.02/MEN/1983—Instalasi Alarm Kebakaran Automatik
  • Inst. Menaker No.: Ins.11/M/BW/1997—Pengawasan Khusus K3 Penanggulangan Kebakaran
Didalam peraturan diatas terdapat beberapa alat-alat pendeteksi kebakaran dan alat-alat pemadam kebakaran yang wajib ada dalam sebuah gedung, pabrik, hotel, kantor dll. Alat-alat pendeteksi kebakaran dan alat-alat pemadam kebakaran juga digunakan yang terdapat dalam sebuah bangunan tersebut juga digunakan sebagai salah satu unsur penilaian resiko (risk assestment).

Alat-alat pendeteksi kebakaran dan alat-alat pemadam kebakaran yang termasuk kedalam Active Fire Protection (Alat pengendalian Api) adalah :

Manual fire alarm, automatic detector (Smoke, Heat, Flame and gas), Fire extinguisher, fire hydrant (Hose reels, internal hydrants, yard hydrant, external hydrant), sprinkle system, fire pumps, Siamese connection, fire truck, deluge system, foam extinguishing system, and CO2 extinguishing system.

Jika dalam sebuah bangunan gedung terdapat semua alat yang ada diatas maka otomatis penilaian resiko gedung tersebut yang dilakukan oleh surveyor perusahaan asuransi akan mendapatkan nilai bagus (Tingkat resiko rendah).

Semua Alat-alat pendeteksi kebakaran dan alat-alat pemadam kebakaran yang termasuk kedalam Active Fire Protection (Alat pengendalian Api) tersebut akan kita bahas dalam artikel yang berbeda-beda :
 
Baca Juga :


Share on Google Plus
Written by: sanabila.admin
Sanabila, Updated at: 9/26/2015