Jenis-jenis Tipe Data Dalam Bahasa C Part 1 | Web Edukasi - Sanabila.com

Home

Daftar Isi

Instagram

Google+

Facebook

Twitter

Contact

Pasang Iklan

Refresh
Loading...

Jenis-jenis Tipe Data Dalam Bahasa C Part 1

Jenis-jenis Tipe Data Dalam Bahasa C Part 1
Jenis-jenis Tipe Data Dalam Bahasa C Part 1

Dalam bahasa C, tipe data adalah sesuatu yang digunakan untuk merepresentasikan jenis dari suatu nilai tertentu. Sebagai contoh, bilangan yang bernilai 5 adalah bilangan bulat, 24.07 bertipe bilangan riil serta ‘M’ bertipe karakter. Untuk menulis suatu program dalam bahasa tertentu, tentunya kita harus mengetahui terlebih dahulu akan tipe data yang terdapat di dalamnya. Kesalahan dalam menentukan tipe data dapat menyebabkan nilai yang dihasilkan tidak akurat. Maka dari itu, pada artikel kali ini, sanabila.com akan memperkenalkan macam-macam tipe data yang terdapat di dalam bahasa C kepada Anda, agar terhindar dari masalah akurasi nilai yang tidak diinginkan.

Secara umum tipe data dapat dibedakan menjadi tiga bagian besar, yaitu tipe data dasar, bentukan dan enumerasi. Untuk artikel "Jenis-jenis Tipe Data Dalam Bahasa C Part 1" ini, kita hanya akan membahas tipe data dasar saja. Berikut penjelasannya :

A. Tipe Data Dasar 

Tipe data dasar dalam bahasa C dikelompokkan ke dalam empat tipe, yaitu tipe bilangan bulat (integer), bilangan riil (floating-point), karakter atau string serta tipe logika (boolean).

1. Tipe Data Bilangan Bulat

Tipe bilangan bulat adalah suatu tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai-nilai yang berbentuk bilangan bulat (bilangan yang tidak mengandung koma), misalnya 12, 24, 500 dan sebagainya. Namun yang perlu diperhatikan juga bahwa bilangan bulat juga dikelompokkan lagi menjadi dua jenis, yaitu bilangan bulat positif dan negatif. Untuk itu, di dalam bahasa C, tipe bilangan bulat juga dibedakan lagi menjadi beberapa macam dengan rentang nilai tertentu. Adapun yang termasuk ke dalam tipe bilangan bulat di dalam bahasa C adalah seperti yang tampak pada tabel di bawah ini.
Tipe Data Bilangan Bulat
Tipe Data Bilangan Bulat

2. Tipe Data Bilangan Riil

Tipe data bilangan riil merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai-nilai bilangan riil (bilangan yang mengandung koma), misalnya 2.12, 2.24, 5.96 dan sebagainya. Adapun yang termasuk ke dalam tipe tersebut adalah seperti yang tertera pada tabel di bawah ini.
Tipe Data Bilangan Riil
Tipe Data Bilangan Riil
Sebagai catatan apabila Anda akan menuliskan bilangan riil tersebut ke dalam bentuk eksponen, maka format yang akan digunakan adalah %e atau %E.

3. Tipe Data String dan Karakter

Tipe ini digunakan untuk merepresentasikan data-data yang berupa karakter. Adapun yang termasuk ke dalam tipe data karakter di dalam bahasa C adalah seperti yang tertera pada tabel di bawah ini.
Tipe Data String dan Karakter
Tipe Data String dan Karakter
Data akan dianggap sebagai karakter apabila diapit oleh tanda petik tunggal (‘’), misalnya ‘A’, ’B’, ’a’, ’b’, dan sebagainya. Sedangkan apabila diapit oleh tanda petik ganda (“”), maka akan dianggap sebagai string, misalnya “A”, “B”, “a”, “b”. Adapun yang dinamakan dengan string itu sendiri adalah kumpulan dari karakter, misalnya “Saya sedang belajar”, “Bahasa C” dan sebagainya. Format yang digunakan untuk tipe string adalah %s. 

4. Tipe Data Boolean (Logika)

Tipe boolean atau logika adalah tipe data yang merepresentasikan nilai benar (true) dan salah (false). Bahasa C tidak mendefinisikan tipe khusus untuk menampung nilai-nilai tersebut. Hal ini tentu berbeda dengan bahasa pemrograman lain (misalnya bahasa Pascal) yang telah menyediakan tipe boolean untuk merepresentasikan nilai logika. Dalam bahasa C nilai true direpresentasikan dengan nilai selain 0 (biasanya dengan nilai 1), sedangkan nilai false direpresentasikan dengan nilai 0. Pada umumnya para programmer C mendefinisikan tipe logika melalui pembuatan makro maupun tipe enumerasi. Berikut ini contoh pendefinisian yang biasa dilakukan untuk membuat tipe logika di dalam bahasa C.
#define TRUE   1
#define FALSE  0 

Apabila menggunakan enumerasi, maka contoh sintaknya adalah sebagai berikut.
typedef enum {FALSE, TRUE} boolean; 

Dengan demikian tipe boolen yang kita definisikan di atas dapat digunakan untuk mendeklarasikan variabel.




Daftar Pustaka :

- Cara Mudah Mempelajari Pemrograman C & Implementasinya. Oleh I Made Joni Budi Raharjo. Diakses pada tanggal 8 Juni 2015 jam 12.00 WIB.

Share on Google Plus
Written by: Sanabila. com
Sanabila, Updated at: 6/08/2015