Jenis-jenis Variabel Dalam Bahasa C Part 2 | Web Edukasi - Sanabila.com

Home

Daftar Isi

Instagram

Google+

Facebook

Twitter

Contact

Pasang Iklan

Refresh
Loading...

Jenis-jenis Variabel Dalam Bahasa C Part 2

Jenis-jenis Variabel Dalam Bahasa C Part 2
Jenis-jenis Variabel Dalam Bahasa C Part 2

Kali ini sanabila.com ingin membahas mengenai jenis-jenis variabel dalam bahasa C. Sebelumnya sanabila.com sudah membahas seputar variabel dalam bahasa C, yaitu:
  1. Batasan Penamaan Variabel Dalam Bahasa C
  2. Inisialisasi Variabel Dalam Bahasa C
  3. Lingkup Variabel Dalam Bahasa C
  4. Jenis Variabel Dalam Bahasa C Part 1
  5. Jenis Variabel Dalam Bahasa C Part 2
Jenis-jenis dibedakan menjadi empat macam, yaitu variabel otomatis, statis, eksternal dan register. Dalam pembahasan di part 2 ini, kita akan membahas dua topik selanjutnya, yaitu variabel eksternal dan variabel register.

A. Variabel Eksternal


Bahasa C mengizinkan kita modularisasi program, artinya kita dapat membuat syntax program secara terpisah. Jika kita ingin mendeklarasikan variabel yang dapat dikenali dan dieksekusi oleh masing-masing file modular tersebut, maka variabel itu harus kita deklarasikan sebagai variabel eksternal. Caranya adalah dengan menambahkan kata kunci extern pada saat pendeklarasikan.

Bentuk umumnya :

extern tipe_data nama_variabel; 

Misalnya, kita asumsikan bahwa kita memiliki dua file program, yaitu eksternal.c dan index.c, maka apabila kita mendeklarasikan suatu variabel eksternal di file index.c, maka dalam file eksternal.c variabel itu juga dapat diakses, yaitu dengan mendefinisikannya melalui kata kunci extern. Agar dapat memahami lebih mendalam, kita bisa mengilustrasikannya dengan kode berikut :

File index.c :
...
int var_eksternal; /* deklarasi variabel */

int main(void) {
  var_eksternal = 50;
 
  printf("Nilai var_eksternal : %d\n", var_eksternal); 

  /* Memanggil fungsi SetNilai() yang terdapat pada file 
     eksternal.c */
  SetNilai(); 
  printf("Nilai var_eksternal : %d\n", var_eksternal);

  return 0;
} 

File eksternal.c
...
extern int var_eksternal;
void SetNilai(void) {
      var_eksternal = 100;
}
... 

Hasilnya adalah :
Nilai var_eksternal : 50
Nilai var_eksternal : 100 

B. Variabel Register

Variabel register merupakan variabel yang akan disimpan di dalam register CPU. Apabila kita ingin mengisikan atau mengubah nilai variabel register, maka kita tidak  perlu melakukan akses terhadap memori sehingga proses yang dilakukan pun lebih cepat.


Perlu untuk diperhatikan bahwa variabel register ini hanya dapat diterapkan ke tipe bilangan bulat, karakter dan pointer saja. Selain itu variabel ini hanya boleh dideklarasikan sebagai variabel lokal ataupun parameter dari fungsi. Untuk mendeklarasikannya, kita harus menggunakan kata kunci register.

Bentuk umumnya :
register tipe_data nama_variabel;  

Contoh Program :
#include <stdio.h>

/* Mendefinisikan fungsi untuk menghitung 
   nilai perpangkatan X^e */
int Pangkat(register int X, register int e) {
  /* Mendeklarasikan variabel register */
  register int hasil;
  hasil = 1;

  for ( ; e; e--) {
    hasil *= X;
  }
  return hasil;
}

/* Fungsi utama */ 
int main(void) {
  printf("2^4 = %d", Pangkat(2, 4)); /* Menghitung 2^4 */

  return 0;
} 

Hasilnya adalah :
2^4 = 16



Daftar Pustaka :

- Cara Mudah Mempelajari Pemrograman C & Implementasinya. Oleh I Made Joni Budi Raharjo. Diakses pada tanggal 26 Mei 2015 jam 09.00 WIB.

Share on Google Plus
Written by: Sanabila. com
Sanabila, Updated at: 5/27/2015