Struktur atau Kerangka Sebuah Program Dalam Bahasa C | Web Edukasi - Sanabila.com

Home

Daftar Isi

Instagram

Google+

Facebook

Twitter

Contact

Pasang Iklan

Refresh
Loading...

Struktur atau Kerangka Sebuah Program Dalam Bahasa C

Struktur atau Kerangka Sebuah Program Dalam Bahasa C
Struktur atau Kerangka Sebuah Program Dalam Bahasa C

Dalam bahasa pemrograman C, terdapat fungsi utama yakni main(). Fungsi main() inilah yang nantinya akan di eksekusi pertama kali oleh program. Artinya, apabila kita mempunyai fungsi lain selain fungsi main(), maka fungsi tersebut baru akan dipanggil pada saat digunakan. Fungsi main() ini dapat mengembalikan nilai 0 (return 0) ke sistem operasi. Artinya, bahwa program tersebut berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan. 

Berikut ini ada dua bentuk kerangka fungsi main(), yakni : 


A. int main (void) - Mengembalikan nilai 0 ke sistem operasi


Untuk kerangka pertama, kita akan menggunakan bentuk int main(void). Artinya, kerangka tersebut dapat mengembalikan nilai 0 ke sistem operasi (return 0). Kata kunci void ini bersifat opsional. Namun, para programmer C pada umumnya menuliskan kata kunci tersebut di dalam fungsi yang tidak memiliki parameter. Berikut contoh programnya :

int main(void) {
  Statemen yang dieksekusi;
  ...
  return 0;

B. void main (void) - Tanpa pengembalian nilai ke sistem operasi


Untuk kerangka kedua, kita akan menggunakan bentuk void main (void). Artinya, kerangka tersebut tidak mengembalikan nilai ke sistem operasi. Kata kunci void ini juga bersifat opsional, artinya bisa dituliskan atau bisa juga tidak. Berikut contoh programnya :
void main(void) {
Statemen yang dieksekusi;
...
}
Adapun contoh untuk kerangka lengkap dari bahasa C ini adalah sebagai berikut :
#include <nama_header_file> //contoh : stdio.h
...

/* Prototipe fungsi */
tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...);
tipe_data nama_fungsi2(parameter1, parameter2, ...);
...

/* Fungsi utama */
int main(void) {
Statemen_yang_akan_dieksekusi;
...
return 0;
}

/* Implementasi fungsi */
tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...) {
Statemen_yang_akan_dieksekusi;
...
}

tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...) {
Statemen_yang_akan_dieksekusi
...
}

Ketika Anda membuat program C, maka Anda harus menyimpan program tersebut ke dalam file yang berekstensi C (*.c), misalnya program1.c. Untuk mengeksekusi suatu program C, Anda membutuhkan software kompilator. Apa itu software kompilator? Anda bisa baca pada artikel sebelumnya tentang pengenalan dan pelajaran dasar tentang bahasa C


Daftar Pustaka :


- Cara Mudah Mempelajari Pemrograman Implementasinya. Oleh I Made Joni Budi Raharjo. Diakses pada tanggal 25 maret 2015 jam 6.44 WIB.

Share on Google Plus
Written by: Sanabila. com
Sanabila, Updated at: 3/25/2015