Perbedaan dan Penjelasan Dasar Tentang Bahasa C atau C Plusplus | Web Edukasi - Sanabila.com

Home

Daftar Isi

Instagram

Google+

Facebook

Twitter

Contact

Pasang Iklan

Refresh
Loading...

Perbedaan dan Penjelasan Dasar Tentang Bahasa C atau C Plusplus

Perbedaan dan Penjelasan Dasar Tentang Bahasa C atau C Plusplus
Perbedaan dan Penjelasan Dasar Tentang Bahasa C atau C Plusplus

Bahasa C/C++ merupakan salah satu bahasa pemrograman di dunia komputer. Bahasa C/C++ biasa digunakan untuk memprogram sistem dan jaringan komputer. Namun, bahasa C ternyata juga bisa digunakan untuk mengembangkan software aplikasi.

Dalam artikel ini kita akan membahas secara rinci tentang penjelasan dan perbedaan dari bahasa C/C++.

Bahasa C

Bahasa C dibuat pada tahun 1972 oleh Dennis Ritchie untuk Sistem Operasi Unix di Bell Telephone Laboratories. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang menjadi inspirasi dari bahasa lainnya, seperti bahasa C++, Java. Bahasa C juga merupakan bahasa yang  powerful dan fleksibel yang biasa digunakan oleh programmer professional untuk membuat suatu program aplikasi di berbagai bidang.

Tentunya untuk menggunakan bahasa ini kita memerlukan penerjemah (Compiler) yang biasa digunakan untuk menerjemahkan bahasa pemrograman tertentu ke dalam bahasa assembly, yang selanjutnya akan diterjemahkan lagi ke dalam bahasa yang dikenali oleh komputer (mesin). Dengan demikian, komputer akan merespon permintaan yang kita buat dalam bahasa C ini.

Berikut contoh struktur penulisan dasar dalam bahasa C :


Contoh Penulisan Bahasa C
Contoh Penulisan Bahasa C

Gambaran umum program C :


Gambaran umum program C
Gambaran umum program C

Beberapa hal yang perlu diingat mengenai bahasa C:
  • Kita bisa memasukkan komentar dalam C dengan menggunakan simbol  /* */. Dengan menggunakan simbol tersebut Anda bisa membuat komentar dengan beberapa baris sekaligus.
  • Dalam pemrograman bahasa C, bahasa C harus memiliki fungsi main(), fungsi ini adalah fungsi utama dari program kita.
  • Dalam bahasa C sebenarnya tidak ada prosedur, prosedur didefinisikan sebagai fungsi yang mengembalikan nilai void (void = sesuatu yang tidak ada). 
  • Dalam bahasa C, setiap baris perintah harus diakhiri dengan titik koma ‘;’ kecuali yang diawali dengan kres ‘#’.
  • Program dalam bahasa C harus diawali kurung-kurawal-buka ‘{’ dan diakhiri kurung-kurawal-tutup ‘}’. 
  • Bahasa C merupakan bahasa yang case-sensitive (peka terhadap tulisan), jadi perhatikan dalam penamaan variabel, type, maupun pemanggilan fungsi-fungsi yang sudah ada.
  • Perintah terakhir di dalam main() yaitu return 0 yang digunakan untuk mengindikasikan program tersebut  berjalan sukses. Pada beberapa, hal ini merupakan salah satu syarat diterimanya program. (Program yang tidak me-return exit code 0 dianggap mengalami runtime error.) 




Bahasa C++

Bahasa C++ merupakan pengembangan dari bahasa C. Bahasa C++ di buat oleh Evano Christian Posumah (Bjarne Stroustrup) pada awal 1970-an. Untuk mendukung fitur-fitur pada bahasa C++, maka dibangunlah efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada bahasa C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).

Berikut contoh struktur penulisan dasar dalam bahasa C++ :


Contoh Penulisan C++
Contoh Penulisan C++

Gambaran umum program C++ 


Gambaran umum program C++
Gambaran umum program C++

Beberapa hal yang perlu diingat mengenai bahasa C++:

  • Kita bisa memasukkan komentar dalam bahasa C++ menggunakan simbol /* … */ dengan menggunakan simbol tersebut Anda bisa membuat komentar dengan beberapa baris sekaligus. Atau Anda juga bisa memasukkan komentar dengan menggunakan simbol // untuk mengabaikan semua karakter di sebelah kanan suatu kode sebanyak 1 baris. 
  • Dalam pemrograman bahasa C++ harus memiliki fungsi bernama main(), fungsi ini adalah fungsi tempat program utama kita.
  • Dalam C++ sebenarnya juga tidak ada prosedur, prosedur didefinisikan sebagai fungsi yang mengembalikan nilai void.
  • Dalam pemrograman bahasa C++, setiap baris perintah harus diakhiri dengan titik koma ‘;’ kecuali yang diawali dengan kres ‘#’. 
  • Program diawali kurung-kurawal-buka ‘{’ dan diakhiri kurung-kurawal-tutup ‘}’.
  • Bahasa C++ juga bahasa yang case-sensitive, jadi perhatikan dalam penamaan variabel, type, maupun pemanggilan fungsi-fungsi yang sudah ada. 
  • Perintah terakhir di dalam main() yaitu return 0 digunakan untuk mengindikasikan bahwa program tersebut sukses berjalan. 

Share on Google Plus
Written by: Sanabila. com
Sanabila, Updated at: 3/02/2015