Pengertian dan Contoh Implementasi Dari Fungsi Printf Dalam Bahasa C - Part 2 | Web Edukasi - Sanabila.com

Home

Daftar Isi

Instagram

Google+

Facebook

Twitter

Contact

Pasang Iklan

Refresh
Loading...

Pengertian dan Contoh Implementasi Dari Fungsi Printf Dalam Bahasa C - Part 2

Pengertian dan Contoh Implementasi Dari Fungsi Printf Dalam Bahasa C Part 2
Pengertian dan Contoh Implementasi Dari Fungsi Printf Dalam Bahasa C - Part 2

Sebelum Anda belajar lebih lanjut tentang fungsi printf ini, alangkah baiknya Anda mengetahui dasar implementasi dan pengertian printf. Hal yang perlu Anda ketahui dalam menggunakan fungsi printf() adalah format argumen yang terdapat di dalamnya. Perhatikan syntax berikut.
...
printf("Nilai : %d", 8);
... 

Maka hasil yang akan tampil di layar Anda adalah sebagai berikut.
Nilai : 8 

Argumen %d dalam fungsi printf di atas merupakan argumen untuk menampilkan nilai dengan tipe data int (bilangan bulat). Nilai 8 merupakan nilai yang akan menggantikan argumen tersebut. Selanjutnya, karakter d yang mengikuti tanda % di sini adalah untuk memberitahu kepada kompilator bahwa nilai yang akan ditampilkan tersebut bertipe int  (bilangan bulat). Apabila kita akan menampilkan nilai dengan tipe data lain (misalnya double, char ataupun float) maka karakter yang mengikuti tanda % pun akan berbeda. Berikut ini daftar karakter dalam tabel yang dapat dijadikan sebagai format untuk menentukan tipe argumen pada fungsi printf().

Karakter
Tipe Argumen
Keterangan
d, i

int

Tipe bilangan bulat dalam bentuk desimal 
o
int

Tipe bilangan bulat dalam bentuk oktal tanpa diawali angka 0
x, X

int
Tipe bialangan bulat dalam bentuk heksadesimal tanpa diawali dengan tanda 0x atau 0X.  format x digunakan untuk menampilkan hasil dalam huruf kecil, sedangkan X untuk huruf besar.
u
int

Bilangan bulat tanpa tanda (unsigned)
c

char
Karakter
s

char*
String (kumpulan karakter)
f

float

Bilangan riil dengan tipe float. Apabila tipenya double maka akan ditulis lf.
e, E

double
Bilangan riil dalam bentuk eksponen
g, G

double
Bilangan riil, format ini akan secara otomatis memanggil %e, %E ataupun %f sesuai dengan nilai yang dimasukkan.
p

void*
Pointer (alamat memori)
%


Apabila tanda % diikuti karakter %, maka program akan menampilkan tanda % sebagai keluarannya.


Berikut ini contoh penggunaan fungsi printf() yang mengandung lebih dari satu argumen dan dari tipe yang berbeda.
printf("Karakter: %c, Bilangan bulat: %d, String: %s, 
  Bilangan riil: %2.3f”, ‘A’, 12, "Tika", 18.5);
... 

Syntax di atas akan memberikan hasil sebagai berikut :
Karakter: A, Bilangan bulat: 12, String: Tika, Bilangan riil :  18.500

Bilangan 2.3 yang terdapat pada %2.3f di atas menunjukkan bahwa bilangan riil tersebut akan ditampilkan dalam dua presisi dengan tiga angka di belakang koma. Berikut ini contoh format untuk menampilkan bilangan yang bertipe int dan float atau double.
  • %d mencetak bilangan bulat (integer)
  • %2d mencetak bilangan bulat dengan lebar 2 karakter
  • %f mencetak bilangan riil (floating point)
  • %2f mencetak bilangan riil dengan lebar 2 karakter
  • %.3f mencetak bilangan riil dengan 3 angka di belakang koma
  • %2.3f mencetak bilangan riil dengan lebar 2 karakter dan 3 angka di belakang koma

Selain berbagai tipe karakter seperti diatas, terdapat pula konstanta karakter yang digunakan dalam fungsi printf, yaitu suatu konstanta yang diawali dengan tanda backslash (‘\’). Berikut ini daftar konstanta karakter yang telah didefinisikan dalam bahasa C.


Sequence
Arti dan Fungsinya
\a

Alert; Mengeluarkan suara dari spreaker
\b

Backspace; Meletakkan karakter backspace, kursor akan
kembali ke depan sebanyak satu karakter
\f

Formfeed; Meletakkan karakter formfeed
\n

Newline; Meletakkan baris baru
\r

Carriage return; Meletakkan kursor di awal baris
bersangkutan
\t

Horizontal tab; Meletakkan tab horisontal
\v

Vertical tab; Meletakkan tab vertikal
\\

Backslash; Menampilkan karakter \
\?

Question mark; Menampilkan karakter tanda tanya (?)
\’

Single quote; Menampilkan karakter petik tunggal (‘)
\”

Double quote; Menampilkan karakter petik ganda (“)
\xhh

Hexadecimal number; Menampilkan bilangan dalam bentuk
heksadesimal (basis 16)
\ooo

Octal number; Menampilkan bilangan dalam bentuk oktal (basis 8)

Apabila kita amati bahwa konstanta di atas tersusun dari dua karakter atau lebih, namun dalam bahasa C konstanta tersebut akan dianggap sebagai satu karakter. Untuk lebih jelasnya, coba Anda perhatikan program berikut ini yang akan menggunakan konstanta karakter \t, \” dan \n. Adapun syntaxnya adalah sebagai berikut.
#include <stdio.h>

int main(void) {

  printf("Nama\t\t: \"JM\"\n");
  printf("NPM\t\t: 11109273648\n");
  printf("Jurusan\t: Teknik blablabla"); 

  return 0; 
} 

Hasil yang akan diberikan dari program di atas adalah sebagai berikut.
Nama  : "JM"
NPM  : 11109273648
Jurusan : Teknik blablabla



Daftar Pustaka :

- Cara Mudah Mempelajari Pemrograman Implementasinya. Oleh I Made Joni Budi Raharjo. Diakses pada tanggal 30 maret 2015 jam 12.45 WIB.

Share on Google Plus
Written by: Sanabila. com
Sanabila, Updated at: 3/30/2015