Pengertian dan Syarat Modal Auxiliary dalam bahasa Inggris | Web Edukasi - Sanabila.com

Home

Daftar Isi

Instagram

Google+

Facebook

Twitter

Contact

Pasang Iklan

Refresh
Loading...

Pengertian dan Syarat Modal Auxiliary dalam bahasa Inggris

Pengertian dan Syarat Modal Auxiliary dalam bahasa Inggris

Modal auxilary adalah kata kerja bantu yang mempunyai arti dan berfungsi untuk memberikan tambahan makna kepada kata kerja utama dalam suatu kalimat. Modal auxilary terdiri dari :

Macam-macam Jenis modal dan semi modal

Modal auxilary tidak sembarangan dipakai, namun ada beberapa syarat yang menjadi pedoman penggunaan Modal auxilary tersebut. Diantaranya :

1. Modal auxiliary tidak boleh bertemu auxiliary

Contoh : do, does, did, is, am, are.


2. Modal auxiliary tidak boleh bertemu dengan verb yang memiliki imbuhan


 Imbuhan –ed = played, imbuhan –ing = playing, Imbuhan –s,-es.

Contoh :
- She can played piano,
- She can playing piano,
- She can plays piano.


3. Modal auxiliary tidak boleh bertemu to infinitive

Contoh : They can to sleep in my house.


4. Modal auxiliary tidak boleh diberikan imbuhan s, es, d, ed, ing

Contoh : He cans speak english fluently.


5. Modal auxiliary tidak boleh di dahului dengan to

Contoh : We to must study hard.


6. Modal auxiliary tidak boleh bertemu dengan sesama modal auxiliary

Contoh : The student must can do homework.


7. Modal auxiliary harus bertemu dengan verb bare infinitive

Contoh : They can play football very well.


Dilihat dari maknanya modal dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu :

A. Conclusion (menyimpulkan suatu kejadian)

  • Modal Conclusion mempunyai dua fungsi, yaitu :
i. Possibility (kemungkinan)
ii. Impossibility (Ketidakmungkinan)

  • Modal Conclusion memiliki bentuk continuous (be-Ving)

B. Non conclusion (Spontan)

  • Modal Non conclusion mempunyai sebelas fungsi, yaitu :
a. Wishes (Pengharapan atau do’a)
b. Ability (Kemampuan)
c. Necessity (Keinginan Yang kuat)
d. Prohibition (Larangan)
e. Sugestion (Nasihat)
f. Advisibility (Nasihat)
g. Expectation (Pengharapan)
h. Habitual action in the past (kebiasaan di masa lalu)
i. Preference (Kesukaan)
j. Request (Permintaan)
k. Permission (Meminta Izin)
l. Semi modal

  • Modal Non conclusion tidak memiliki bentuk continuous (be-Ving).

Untuk lebih jelas lagi terkait pengertian dari fungsi modal tersebut akan kita bahas di bab selanjutnya



Share on Google Plus
Written by: Janji Mustawa
Sanabila, Updated at: 1/23/2015